Depan > Index Berita > Workshop Penetepan Parameter Kependudukan di Kab/Kota melalui Aplikasi Spektrum
Workshop Penetepan Parameter Kependudukan di Kab/Kota melalui Aplikasi Spektrum
Selasa, 12 September 2017

​​                    IMG-20170912-WA0005.jpg

Perwakilan BKKN Prov Banten terus mengupayakan meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pengelola program KKBPK baik itu di tingkat provinsi ataupun kab/kota mengingat kondisi perkembangan pembangunan Kependudukan dan Program Keluarga Berencana semakin cepat mengalami perubahan. Hal tersebut tentu saja dapat mempengaruhi kesinambungan pengelolaan program KKBPK scara Nasional.

Berdasarkan hal tersebut, Perwakilan BKKBN provisi Banten melalui bidang Pengendalian Penduduk menyelenggarakan kegaiatan Workshop Penetepan Parameter Kependudukan di Kab/Kota melalui Aplikasi Spektrum, Pandeglang- (12/09)

Dalam Laporannya Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Drs Budoyo menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (hari) di Hotel Sofyan In Pandeglang. Adapaun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut  berjumlah 30 (orang) yakni Aparatur Sipil Negara bidang Pengendalian Penduduk di OPDKB kab/kota dan pengurus Koalisi Kependudukan kab/kota diwilayah Banten. Turut hadir dalam kesmpatan tersebut Tim dari Direktorat Perencanaan Kependudukan BKKBN pusat.

Budoyo menjelaskan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan para pengelola program KKBPK mengenai konsep dasar  Demproj, FamPlan, Rapid pada program Spektrum.

Di lain kesempatan, Kepala Perwakilan BKKBN Prov Banten, Drs Aan Jumhana Mulyana, M.Si dalam sambutannya mengatakan melalui aplikasi spektrum ini kita dapat memproyeksikan jumlah penduduk beberapa tahun kedepan yang nantinya bisa dijadikan bahan Advokasi dan membuat keijakan dalam pertimbangan mengambil kebijakan pembangunan yang berwawasan kependudukan oleh pemangku kepentingan di daerah masing-masing. Selain itu Beliau juga mengatakan perhitungan dan proyeksi kependudukan yang tepat ini juga dapat dijadikan antisipasi menghadapi bonus demografi nantinya.

Lebih lanjut, Aan mengatakan secara umum isu kependudukan yang berkembang berkaitan dengan kuantitas penduduk, kualitas penduduk, mobilitas dan data kependudukan yang belum memadai, oleh karena itu data-data atau dokumen yang dihasilkan dari aplikasi spektrum nantinya ini dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan untuk membuat regulasi kebijakan di masing-masing daerah atau grand desain kependudukan.

              IMG20170912153111.jpg

             IMG-20170912-WA0015.jpg
             IMG-20170912-WA0020.jpg


CH/HUM/2017​