Depan > Index Berita > Jambore Penyuluh program KKBPK di Padukan dengan Pencanangan Baksos IPeKB Provinsi Banten 2017
Jambore Penyuluh program KKBPK di Padukan dengan Pencanangan Baksos IPeKB Provinsi Banten 2017
Jumat, 8 September 2017

​                  IMG20170906202146.jpg

Dalam rangka mengoptimalkan pelakanaan program KKBPK di lini lapangan maka Perwakilan BKKBN Provinsi Banten menyelenggarakan Jambore penyuluh program KKBPK  di Hotel Le dian, Serang,  Rabu (06/09). 


Acara tersebut diawali dengan penampilan Kader IMP Kota Serang Juara I Kreasi Seni Jambore PPKBD/Sub PPKBD tingkat provinsi tahun 2017 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Banten dengan ditandai pemukulan Gong sebanyak dua kali. 


Dalam Laporannya, Plh Kabid ADPIN, Drs Ifi Mustika mengemukan kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, yakni 6 sd. 7 September 2017 yang bertujuan meningkatkan komitmen dan kompetensi Penyuluh KKBPK di wilayah Banten. ifi juga menambahkan kegiatan Jambore Penyuluh program KKBPK di Padukan dengan Pencanangan Baksos IPeKB Provinsi Banten 2017. Adapun peserta yang hadir sebanyak 102 PLKB/PLB dan 5 orang pendamping dari OPDKB Kab/kota di wilayah Banten.

 

Kepala Perwakila BKKBN Provinsi Banten, Drs Aan Jumhana Mulyana, M.Si dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan program KKBPK harus terus dioptimalkan dengan Fokus matra kependudukan antara lain  pada Kuantitas  Penduduk yang  perlu dikendalikan, Kualitas Penduduk yang perlu di tingkatkan serta mobilitas Penduduk yang perlu diarahkan, agar intervensi Program-Program Pembangunan di Provinsi Banten berdampak terhadap upaya mewujudkan visi Provinsi Banten yaitu  “Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera dan berakhlakul karimah “

Menurutnya momentum Jambore dan Bulan Baksos IpeKB ini harus dimaknai sebagai sebuah langkah awal untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi dalam Management Operasional Program KKBPK yang semakin dinamis dan kompleks sesuai dengan perubahan-perubahan lingkungan strategis termasuk tuntutan dan harapan terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini Aan berharap menjadi ajang pelatihan dalam melakukan perubahan-perubahan mendasar dalam bentuk Revolusi Mental dengan melakukan perubahan cara pandang atau pola fikir, perubahan cara dan etos kerja, termasuk cara-cara dalam membangun semangat gotong royong melalui berbagai komitmen dan kemitraan  dalam pelaksanaan program khususnya program KKBPK.

Ditempat yang sama, Ketua DPD IPeKB Provinsi Banten, Dadan Juanda, S.Sos mengatakan  jumlah PLKB/PKB  di wilayah Banten dinilai sangat kurang. Idealnya, satu orang tiap desa. Sementara saat ini yang tersedia baru 102 orang PLKB/PKB dari 155 Kecamatan yang ada di Banten. 

Dalam kesempatan tersebut, Dadan juga mengatakan proses pengalihan penyuluh keluarga berencana (PKB) dan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) ke Pusat melalui proses panjang dan tidaklah mudah oleh karena itu Dadan mengajak semua PLKB/PKB untuk lebih semangat dan meningkatkan kompetensi diri dalam  pelaksanaan program KKBPK.

            IMG20170906200222.jpg

            IMG20170906204104.jpg


 IMG20170906194410.jpg          IMG20170906194410.jpg