Artikel: PENGENDALIAN DIRI DALAM KETRAMPILAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK SEBUAH KEBERHASILAN

Judul

PENGENDALIAN DIRI DALAM KETRAMPILAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK SEBUAH KEBERHASILAN

Isi

Kecerdasan Emosianal dengan Pengelolaan dan pengendalian diri merupakan bagian penting dalam upaya untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada dan selalu muncul dalam menjalani kehidupan. Kita sering menjadi merasa bodoh, tidak berdaya, gagal, sulit dls. setiap menghadapi berbagai hal, sehingga apapapun yang kita hadapi selalu menjadi seperti masalah yang sangat rumit. Ini semua sebetulnya hanya terjadi karena kita belum dapat mengelola dan mengendalikan diri kita dengan baik.

Dan kondisi itu akan berbalik arah jika kita memiliki kecerdasan emosional dengan pandai mengelola dan mengendalikan dirinya dengan baik.❠Keberhasilan, Kesuksesan, kedamaian, ketenangan dan kesejahteraan ❠itu hanya dapat teraih jika kita Cerdas Emosi dan dapat mengendalikan diri.

APA ITU KECERDASAN EMOSIONAL â¦â¦â¦â¦â¦.?????
Sebelum sampai pada pembahasan tentang Kecerdasan Emosional mari kita urai dulu apa yang dimaksud dengan emosi. Menurut Oxford English Dictionary yang dimaksud dengan emosi adalah : Setiap kegiatan atau pengolahan pikiran, perasaan, nafsu pada setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap, atau bisa juga dikatakan bahwa emosi yang berasal dari bahasa latin movere mempunyai arti menggerakkan dan jika ditambah awalan â e maka akan mempunyai arti â bergerak menjauh❠, ini menggambarkan bahwa dalam emosi itu mutlak mempunyai kecenderungan untuk bertindak. Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intellengence ( hal. 411 â 412 ) mengelompokkan emosi dalam beberapa golongan yaitu : Amarah, Kesedihan, Rasa Takut, Kenikmatan, Cinta, Terkejut, Jengkel dan juga Malu.
Emosi ini bisa muncul sebagai emosi positif ( senang, bahagia, cinta, waspada, ingin tahu dls) dan juga emosi negative (sedih, takut, marah, benci, dengki, cemas dls).
Namun demikian ada juga yang berpendapat bahwa emosi adalah berlaku sebagai sumber energi, autentisitas dan semangat manusia yang sangat kuat dan jika ini dikelola dengan tepat maka akan menjadikan sumber kebijakan intuitif bagi kita. Emosi ini punya peranan penting dalam melaksanakan tugas kita se-hari hari, karena bisa sebagai energi pengaktif untuk nilai yang ada pada etika profesi misalnya ; empati, integritas, kredibilitas, keuletan , saling percaya dan juga untuk hubungan sosial lainnya.
Agar emosi ini menjadi sumber energi autentisitas dan semangat bagi kita maka perlu dilakukan dengan menggunakan kecerdasan , karena dengan cerdas kita akan dapat mengelola emosi ini dengan baik dan terarah .
Makna dari Kecerasan Emosional sebetulnya adalah kemampuan merasakan, memahami dan secara efektif menerapkan daya serta kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi, koneksi dan pengaruh yang manusiawi, oleh sebab itu kecerdasan emosional sebetulnya bukan muncul dari pemikiran intelek yang jernih tetapi muncul dari hati nurani manusia, dan kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari potensi yang kita miliki , mengaktifkan aspirasi dan merubah dari apa yang kita pikirkan untuk menjadi yang kita lakukan dalam hidup se hari-hari. Sebetulnya apa yang muncul dari perasaan kita itu akan selalu memberikan informasi penting dan berpotensi menguntungkan bila digunakan dan dikelola secara arif .
Ada wilayah â wilayah Kecerdasan emosional yang perlu diperhatikan dan difahami manusia yaitu ; (1) tentang mengenali emosi diri; (2) tentang mengelola emosi; (3) tentang memotivasi diri sendiri; (4) tentang mengenali emosi orang lain; (5) tentang membina hubungan dengan sesama.
Dalam kehidupan Kecerdasan Emosional ini mempunyai peran sebagai prime mover kecerdasan manusia secara utuh, karena berkaitan dengan integritas dan keunggulan pribadi yang harus dikembangkan sejak dini di semua lingkungan baik dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan juga lingkungan tempat kerja dengan dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Kecerdasan Emosional bisa dipelajari dan dikembangkan oleh semua orang dari berbagai karakter, yang penting orang tersebut punya motivasi dan usaha yang besar untuk mempelajari kecerdasan ini. Selain itu untuk mempelajari nya dapat dilakukan kapan saja dan sepanjang masa.

PENGENDALIAN DIRI DALAM KETRAMPILAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK SEBUAH KEBERHASILAN.

Pengendalian diri dalam era seperti sekarang ini sangat perlu dimiliki oleh semua orang, apalagi bagi orang yang hidup dilingkungan organisasi, baik dalam organisasi pemerintahan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dls..
dalam mengelola kecerdasan emosional ada strategi yang perlu difahami khususnya dalam aspek yang berbentuk konsensus dan konflik.
Dalam konsensus dan konflik baik secara fertikal maupun horizontal ini semuanya ada hubungannya dengan emosi yang dimiliki oleh setiap orang, emosi yang muncul tersebut dapat berbentuk positip dan juga bisa berbentuk negatif, semua tergantung pada individu yang memiliki ketrampilan mengelola kecerdasan emosionalnya.
Untuk dapat mengelolakecerdasan emosional ini dengan baik ada beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain :
â¢Berlaku santai atau rileks pada saat menghadapi situasi yang tidak menguntungkan ( tidak menyenangkan , dls), buat diri kita menjadi santai agar kita bisa berfikir jernih untuk memutuskan sesuatu.
â¢Mengenali emosi; Ini kita lakukan pada saat kita menghadapi hal-hal yang akan membuat kita marah, takut, terluka dls, dengan cara memahami emosi kita sendiri dan menyadari kenapa kita harus merasa marah dls.
â¢Mengendalikan diri; yang merupakan perpaduan dari karakter, paradigma, kesadaran diri, kreatifitas/imajinasi dan kesadaran untuk membedakan antara baik dan buruk
â¢Bersikap sungguh-sungguh dalam menghadapi semua hal, dalam hal ini perlu bersifat tetap, tegas dan terkendali.
â¢Merasa positif, ini bisa berarti selalu ❠Positif Thinking ❠, dengan sifat ini maka orang tidak akan cepat putus asa dan tentunya selalu optimis dalam segala hal.

Untuk lebih berhasil dalam mengembangkan kecerdasan emosional juga perlu difahami bahwa sebetulnya didalam diri kita ini ada alat yang dapat membantu kita dalammenghadapi segala hal. Alat tersebut diorganisasikan dalam golongan besar antara lain : Intuisi , Logika dan analisa , Imajinasi dan Kreatifitas serta Emosi.

Dari berbagai gambaran tersebut maka dalam pengelolaan diri terdapat berbagai langkah yang bisa di dilakukan antara lain ; (1) Kesadaran untuk mengakui adanya emosi yang timbul pada diri kita; (2) Analisa mengapa dan apa yang menyebabkan timbul emosi dalam diri kita; (3) Ketangguhan diri dalam menghadapi tantangan; (4)

Strategi dalam upaya mencapai tujuan ; (5) Evaluasi untuk mengetahui apakah kita telah berhasil atau gagal dalam melakukan sesuatu. Semua gambaran tersebut adalah dasar yang perlu difahami agar kita dapat memperoleh ketrampilan kecerdasan emosional yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan.

Pada saat dituntut untuk mencapai suatu keberhasilan khususnya ditempat kerja maka ketrampilan mengelola Kecerdasan Emosional sangatlah diperlukan.
Berbagai ketrampilan Kecerdasan Emosional tersebut antara lain :
1.Menunda Kemudahan ; Kebiasaan orang jika menghadapi sesuatu hal apalagi masalah biasanya akan mengambil penyelesaian yang tidak merepotkan ( yang penting selesai ), jarang mau mengambil keputusan yang menantang. Padahal dengan keputusan yang mudah tersebut belum tentu akan mencapai hasil yang optimal, oleh sebab itu menunda kemudahan dalam mengambil keputusan itu penting karena dengan mengambil keputusan yang menantang tetapi menguntungkan akan lebih baik untuk menuju kesuksesan.
2.Disiplin Diri; Disiplin di dalam bertanggung jawab terhadap semua hal merupakan inti dari disiplin diri. Disiplin diri juga berhubungan erat dengan mempertahankan prinsip yang kita miliki. dalam mempertahankan prinsip ini yang perlu dilakukan adalah dengan menyesuaikan keinginnan organisasi, tetapi kita juga harus mampu mempertahankan prinsipyang dimiliki.
3.Latihan Komunikasi ;Dalam organisasi apapun juga kita akan selalu bersama dengan anggota kelompok dalam organisasi tersebut, kita perlu sadari bahwa dalam organisasi selalu ada perorangan yang bersifat dominan, pesimis, ingin menang sendiri, tertutup dls. ini semua merupakan bagian dari kondisi yang harus dihadapi. Oleh sebab itu kita perlu pandai berkomunikasi agar dapat bekerjasamadan menyatukan keinginan dan pendapat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
4.Mendengarkan ; Menjadi pendengar yang baik merupakan hal yang paling berat untuk dilakukan oleh semua orang, namun demikian menjadi pendengar yang baik adalah suatu ketrampilan yang penting untuk dipelajari agar komunikasi yang dilakukan dalam organisasi bisa berjalan dengan baik
Kecerdasan Emosional ini akan lebih bermakna lagi kalau kita lengkapi dengan rasa ❠Syukur❠yang tiada henti. Dekat dan jauhnya kegagalan, kesuksesan , kebaikan dan kejahatan itu sebetulnya tergantung pada pandainya kita mengelola emosional kita dan besarnya rasa syukur atas nikmat yang kita terima. Nah..... Semoga tentang pengendalian diri dalam Kecerdasan Emosional ini bisa direnungkan oleh semua penikmat tulisan ini. ( Art.)

( Endang Sutarti, SE/ Widyaiswara )

* Sumber bacaan :
-Kecerdasan Emosional(bahan ajar diklat PIM IV),
LAN â RI, Jakarta 2001
-Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosional dan
Spiritual (ESQ) , Ari Ginanjar Agustian, Jakarta 2002

JudulInggris

 

IsiInggris

 

Kategori

BkkbN

TanggalArtikel

7/2/2008

Attachments

Created at 5/22/2012 5:13 PM by SharePoint Administrator
Last modified at 5/22/2012 5:13 PM by SharePoint Administrator